Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menargetkan pada tahun 2026 sekolah di Aceh khususnya dan Indonesia umumnya akan memiliki dua sampai tiga Papan Interaktif Digital (PID).
“Alhamdulillah, tadi saya mendapatkan respons anak-anak. Mereka semangat dan antusias belajar dengan adanya PID itu. Mudah-mudahan di akhir tahun 2026 ini semua tambahan PID sudah dapat kami distribusikan ke semua sekolah yang ada di seluruh Indonesia,” katanya di Kabupaten Pidie, Senin.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela meninjau progres revitalisasi SDN Utue, Kabupaten Pidie, Senin. Di sana Mendikdasmen ikut menyalurkan buku dan menyerahkan bantuan peningkatan mutu pendidikan sebesar Rp25 juta kepada sekolah tersebut.
Ia menjelaskan bahwa papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah adalah salah satu langkah penting dalam mendukung digitalisasi pembelajaran di sekolah.
Menurut dia kehadiran PID tentu akan sangat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran serta peningkatan mutu pendidikan.
Ia mengatakan penambahan PID tersebut diupayakan akan didistribusikan ke seluruh jenjang pendidikan sehingga mereka dapat belajar dengan tekun.
Sebelumnya ia mengatakan, digitalisasi pembelajaran melalui pemanfaatan PID mendorong pembelajaran yang lebih bermakna. Teknologi tidak diposisikan sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana untuk memperkuat pemahaman konseptual, menumbuhkan daya pikir kritis, dan menghadirkan proses belajar yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan zaman.
Ia menambahkan, program digitalisasi pembelajaran bukan sekadar pemenuhan sarana prasarana, melainkan strategi untuk menjangkau wilayah yang sulit secara geografis. Sumber berita https://aceh.antaranews.com/