Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) saat ini menjadi salah satu unsur penting dalam penanggulangan bencana di lingkungan sekolah. Mengingat masih banyak sekolah yang berada di daerah rawan bencana. Apalagi background Indoneia yang disebut-sebut sebagai ‘super market bencana’. Mengingat hal itu, perlu adanya peningkatan kapasitas warga sekolah agar memiliki kesiapsiagaan bencana. Tujuan utamanya adalah demi keselamatan arga sekolah apabila terjadi bencana.
Menilik pergerakan program Satuan Pendidikan Aman Bencana yang kini semakin massif dan merambah berbagai lini masyarakat, kedepan akan dibutuhkan banyak fasilitator untuk bergerak bersama. Maka, untuk mensupport hal ini, Maximal Academy mengadakan Training of facilitator SPAB Maximal 2024. Dalam Training ini, Maximal Academy telah sukses mencetak 43 Fasilitator SPAB dari berbagai daerah. Acara yang diadakan sejak tanggal 1 hingga 3 Agustus 2024 ini telah di ikuti dengan semangat dan antusias oleh para pesertanya.
Ke-43 peserta yang mengikuti TOF SPAB Maximal Academy tersebut antara lain berasal dari Pekanbaru, Lampung Timur, Jakarta, Bekasi, Tangerang, NTT, Maluku dan beberapa daerah di Jawa Timur misalanya Sidoarjo, Surabaya, Kota Malang, Tuban, Lamongan, Probolinggo, Jember dan beebrapa daerah lainnya.
Teknis penyelenggaraan acara dibagi dalam dua etape. Dua hari pertama acara diadakan secara daring melalui zoom meeting, dan dilanjut pada hari ketiga pada tanggal 3 Agustus 2024 diadakan secara Luring di UNIPDA CONVENTION HALL Sidoarjo sejak oukul 07.00 – 21.00 WIB.
Rangkaian acara TOF ini diawali dengan pembukaan pada haripertama secara daring oleh Jamjam Muzaki, S.Pd. M.Kp. dilanjutkan dengan materi daring oleh para instruktur. Jamjam muzaki menyampaikan apresiasi untuk peserta yang antusias mengambil bagian dalam TOF SPAB ini. Beliau berharap, dari sini akan muncul fasilitator handal yang akan mengembangkan SPAB sampai ke pelosk Indonesia.
Pada hari kedua, berkenan hadir , peserta mendapatkan materi Kebijakan, dukungan motivasi dan arahan dari BNPB yang dalam hal ini sampaikan oleh Ibu Lilis Mutmainnah, M.Si. - Analis Kebijakan Ahli Muda - Direktorat Mitigasi Bencana, BNPB. Dilanjutkan dengan materi-materi konten penting dalam SPAB.
Pada pembukaan acara luring, hadir langsung perwakilan Seknas SPAB Bpk. Asep Koswara dan Bpk. Legowo, Staff Analis Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Timur Bpk. Dadang Iqwandy, ST. MT., Kepala Bidang PK BPBD Kabupaten Sidoarjo Bpk. Karsono, SE. M.Ak., dan Kepala Maximal Academy Ibu Aslichatul Insiyah, M.Pd.
Acara Luring juga di buka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bpk. Karsono, SE. M.Ak. selaku Kepala Bidang PK BPBD Jawa Timur. Dalam sambutannya, Kepala Maximal Academy, Ibu Aslichatul Insiyah juga menyampaikan "Lulusan TOF Maximal Academy bisa bergerak secara mandiri, atas nama organisasi, ataupun bergerak bersama lintas organisasi agar terus dapat mendiseminasikan SPAB dengan lebih masif". Selama tiga hari berturut-turut, peserta telah di bekali berbagai materi tentang teknik fasilitasi program SPAB di sekolah-sekolah sampai dengan pembentukan Dokumen KRB. Tidak hanya itu, peserta juga di dibekali materi praktik langsung pembentukan SPAB di beberapa titik Sekolah Dasar yang ada di wilayah Sidoarjo. Diantaranya yakni SDN Karangpuri 1 - Wonoayu, SDN Sukorejo - Buduran, dan SDN Sidokepung 1 kec. Buduran.
Sebagai materi tambahan sebagai penguat performa konten SPAB, para peserta juga di ajarkan materi teknik fasilitasi cara pemadam api menggunakan media APAR dan juga APAT. Pada akhir acara, sebelum penutupan para peserta juga telah sepakat untuk membentuk Forum Fasilitator SPAB, sesuai arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo. (Isna) (Tim Seknas SPAB & Tim IT)